Senin, 07 Maret 2016

Tugas softskill individu Akuntansi Internasional minggi ke 2

Nama : Dina Permatasari
NPM : 22212167
Kelas : 4EB14

Perkembangan dan Klasifikasi Akuntansi Internasional

Mengapa kita harus mengetahui bagaimana dan mengapa akuntansi berkembang?
Jawabannya adalah sama seperti mengapa mempelajari perkembangan dalam bidang yang lain. Kita akan dapat memahami dengan lebih baik sistem akuntansi suatu negara dengan mengetahui faktor-faktor dasar yang mempengaruhi perkembangannya. Tentu saja akuntansi berbeda dari satu tempat ke tempat lain di seluruh dunia dan pengetahuan mengenai faktor perkembangan membantu untuk memahami mengapa hal itu terjadi. Dengan kata lain, perbedaan-perbedaan yang terlihat serta persamaan-persamaan dapat dijelaskan melalui faktor-faktor tersebut. Oleh karena akuntansi bereaksi terhadap lingkungannya, lingkungan budaya, ekonomi, hukum, dan polotik yang berbeda-beda menghasilkan sistem yang serupa pula.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi nasional juga membantu menjelaskan perbedaan akuntansi antar-bangsa.
Sumber Pendanaan
Akuntansi memiliki beberapa fokus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait. Jika dalam sistem berbasis kredit dimana bank merupakan sumber utama pendanaan, akuntansi memilik fokus pada perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif dalam meminimumkan pembayaran deviden dan menjaga pendanaan yang mencukupi dalam rangka perlindungan bagi para peminjam.

Sistem Hukum
Sistem hukum menentukan bagaimana individu dan lembaga berinteraksi. Dunia barat memiliki dua orientasi dasar: kodofikasi hukum dan hukum umum. Hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya udaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode lengkap. Tentu saja, terdapat hukum dasar, tetapi cenderung tidak terlalu detail dan lebih fleksibel bila dibandingkan dengan sistem kondifikasi hukum. Hal ini mendorong usaha coba-coba dan memungkinkan penerapan pertimbangan.

Perpajakan
Di kebanyakan negara, peraturan pajak secara relatif menentukan standar akuntansi karena perusahaan harus mendapat pendapatan dan beban. Di berbagai negara ada yang menyamakan pajak keuangan dan pajak akuntansi adalah sama, ada juga yang menganggapnya berbeda.

Ikatan politik dan Ekonomi
Ide dan teknologi akuntansi dialihkan melalui penaklukan, perdagangan, dan kekuatan sejenis.
Inflasi
Inflasi mengaburkan biaya historis akuntansi melalui penurunan berlebihan terhadap nilai-nilai aset dan beban-beban terkait, sementara disisi lain melakukan peningkatan berlebihan terhadap pendapatan.

Tingkat Perkembangan Ekonomi
Faktor ini mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama. Pada gilirannya, jenis transaksi menentukan masalah akuntansi yang dihadapi.

Tingkat Pendidikan
Standar dan praktik akuntansi yang sangat rumit, pada situasi lainnya sebuah negara harus mengimpor tenaga pelatihan untuk memperoleh kualifikasi yang layak.

Budaya
Disini budaya berarti nilai-nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari pengaturan kelembagaan disuatu negara. Hofstede mendasari empat dimensi budaya nasiona: (1) individualisme, (2) jarak kekuasaan, (3) penghindaran ketidakpastian, dan (4) maskulinitas.

Berdasarkan hasil analisis Hofstede, Gray mengusulkan suatu kerangka kerja yang menghubungkan budaya dan akuntansi.
Profesionalisme versus ketetapan wajib pengendalian: preferensi terhadap pertimbangan profesional individu dan regulasi sendiri kalangan profesional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan.

Keseragaman versus fleksibilitas: bersifat konsisten dengan preferensi terhadap penghindaran ketidakpastian kuat yang menimbulkan perhatian terhadap hukum dan aturan dan kode etik yang kaku,kebutuhan terhadap aturan dan regulasi tertulis, penghormatan terhadap keseuaian dan pencarian kebenaran dan nilai yang absolute dan utama.

Konservatisme versus optimisme: preferensi terhadap ukuran-ukuran laba yang lebih konservatif merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat, berasal dari perhatian terhadap keamanan dan kebutuhan yang dipersepsikan untuk mengadopsi pendekatan yang hati-hati untuk menangani ketidakpastian peristiwa masa depan.

Kerahasiaan versus transparansi: preferensi terhadap kerahasiaan merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat dan timbul dari kebutuhan untuk membatasi pengungkapan informasi dengan maksud untuk menghindari terjadinya konflik dan kompetisi dan untuk mempertahankan keamanan.

Klasifikasi
Empat Pendekatan terhadap Perkembangan Akuntansi
Berdasarkan pendekatan makroekonomi, praktik akuntansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makro ekonomi nasional. Tujuan perusahaan umumnya mengikuti dan bukan memimpin kebijakan nasional, karena perusahaan bisnis mengoordinasikan kegiatan mereka dengan kebijakan nasional.

Berdasarkan pendekatan mikroekonomi, fokusnya terletak pada perusahaan secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang dimiliki.

Berdasarkan pendekatan disiplin independen, akuntansi dianggap sebagai fungsi jasa yang konsep dan prinsipnya diambil dari proses bisnis yang dijalankan, dan bukan dari cabang keilmuan seperti ekonomi.

Berdasarkan pendekatan yang seragam, akuntansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasif oleh pemerintah pusat. Keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan, dan penyajian akan memudahkan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis
Sistem Hukum: Akuntansi Hukum Umum versi Kodifikasi Hukum
Akuntansi dalam negara-negara hukum umum memilki karakter berorientasi terhadap “penyajian wajar", transparansi dan pengungkapan penuh dan pemisahan antara akuntansi keuangan dan pajak.

Akuntansi dalam negara-negara yang menganut kondifikasi hukum memiliki karakteristik berorientasi legalistik, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang, dan kesesuaian antara akuntansi keuangan dan pajak.

Hukum Praktik: Akuntansi Penyajian Wajar versus Kepatuhan Hukum
Banyak perbedaan akuntansi pada tingkat nasional menjadi semakin hilang
Pentingnya pasar saham sebagai sumber keuangan terasa semakin berkembang di seluruh dunia. Modal sifatnya makin menjadi makin global, sehingga menuntut adanya standar laporan keungan perusahaan yang juga diakui secara mendunia.

Pelaporan keuangan ganda kini menjadi hal yang umum. Satu set laporan sesuai dengan ketentuan pelaporan domestik lokal, sedangkan yang satu lagi menggunakan prinsip akuntansi dan berisi pengungkapan yang ditujukan kepada investor internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar